Sistem Perizinan Terpadu Online

Sistem Perizinan Terpadu Online

Merupakan sistem informasi yang berfungsi untuk membantu dalam pemrosesan perizinan secara terpadu dan online. Karena seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan teknologi di Indonesia terjadi secara cepat dan menyentuh berbagai sendi. Salah satu bidang yang menjadi berkembang seiring dengan kemajuan teknologi adalah pemerintah. Teknologi dalam pemerintahan tidak cukup hanya terbatas pada penggunaan perangkat komputer dalam mendukung tugas-tugas keseharian, akan tetapi telah menyentuh pada level penerapan sistem untuk mendukung kinerja aparat pemerintah dalam memberikan pelayanan yang optimal dan efektif kepada masyarakat terutama dalam pelayanan publik. Salah satu peran pemerintah dalam pelayanan publik adalah dengan memberikan layanan perizinan. Hal ini memegang peranan penting dikarenakan banyak keluhan-keluhan dari masyarakat terkait dengan proses perizinan.

Diantaranya adalah:

  1. Ketidakjelasan biaya, waktu dan prosedur yang harus ditempuh.
  2. Tidak adanya fasilitas bagi masyarakat untuk mengontrol dan memonitor permohonan yang diajukan.
  3. Tumpang tindih prosedur dan persyaratan.
  4. Proses pemberkasan dalam perizinan umumnya masih konvensional.
  5. Minimnya sosialisasi dan informasi kepada masyarakat tentang syarat dan prosedur perizinan.
  6. Rentan dengan pungli dalam masalah pengurusan izin.
  7. Terlalu banyak pintu yang harus dilewati dalam mengajukan proses izin. 

Sistem Informasi Perizinan Online Satu Pintu adalah perangkat lunak berbasis web yang berfungsi untuk memproses perizinan dimulai dari pendaftaran sampai dengan proses pencetakan sertifikat. Dengan mengaplikasikan perangkat lunak ini, diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi masyarakat dan pemerintah daerah sebagai pelaksanaan.

Modul dan Fitur

1. Modul Back Office (bagian utama sistem)

Modul back office ini merupakan bagian utama dari sistem informasi perizinan. Terdiri dari beberapa bagian fungsi, yaitu:

  • Fungsi  administrator, berfungsi untuk mengatur akses terhadap sistem. Yaitu mencakup pengelolaan user, pembagian group dan pembagian hak akses.
  • Pengaturan Instansi Dinas.
  • Pendaftaran perizinan.
  • Pengecekan persyaratan perizinan.
  • Pencetakan dokumen bukti pendaftaran.
  • Penentuan pemeriksaan lapangan.
  • Penentuan rekomendasi.
  • Pencetakan dokumen surat undangan, daftar hadir anggota, daftar hadir instansi dinas,  dan rekomendasi terkait dengan proses tim teknis perizinan.
  • Penghitungan biaya perizinan.
  • Pencetakan surat izin sertifikat.
  • Pencetakan SKRD.
  • Pembayaran biaya perizinan.
  • Pengambilan surat izin.
  • Pencatatan NIP dan Nama Petugas pada setiap tahapan proses.
  • Laporan baik berupa monitoring dan cetak sesuai dengan kebutuhan untuk periode waktu harian, mingguan, bulanan dan tahunan.
  • Tracking document (pencarian dokumen).
  • Dokumen perizinan bersifat customize, artinya setiap dokumen dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing dinas pemerintah daerah.

2. Portal

Modul portal adalah modul web yang berjalan pada jaringan internet dan dapat diakses secara langsung oleh masyarakat. Fungsi dari portal ini utamanya adalah sebagai media informasi kepada masyarakat terkait dengan transparansi dalam proses perizinan.

3. Modul E-Kios (Elektronik Kios)

Adalah media informasi dengan kemampuan layar sentuh (touch screen) sebagai pengganti papan informasi manual. E-Kios dapat dipergunakan oleh pengunjung dan pemohon ketika berada dalam kantor pelayanan perizinan, sehingga selain dapat memperoleh informasi melalui petugas juga dapat mengakses informasi langsung melalui media ini.

4. Modul E-Monitor (Elektronik Monitor)

Merupakan media informasi yang disajikan dalam monitor berlayar lebar terkait dengan pergerakan dokumen dan status permohonan perizinan secara real time dan terurut

5. SMS Gateway

Adalah layanan berbasis SMS yang terhubung dengan sistem utama perizinan

6. Sistem Antrian

Merupakan sistem pendukung yang berfungsi untuk mengatur antrian dari pemohon perizinan. Tersedia dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan

7. Modul E-Arsip Dokumen Persyaratan

Merupakan sistem pendukung yang berfungsi untuk mengubah data-data fisik persyaratan dari permohonan izin menjadi bentuk digital. Selain itu, dokumen fisik persyaratan dapat ditentukan tempat penyimpanannya, untuk memudahkan dalam pencarian. Sehingga selain terdapat dalam bentuk dokumen fisik asli, juga terdapat dalam bentuk arsip digital.

8. Bridging Pembayaran dengan Bank

Modul ini untuk memudahkan pembayaran retribusi izin melalui jaringan Bank (teller, ATM) yang ditunjuk. Pemohon tidak perlu untuk konfirmasi setelah melakukan pembayaran, sebab semuanya telah dikoneksikan dengan sistem

9. Perizinan Executive Mobile Application

Layanan modul ini diperuntukkan bagi eksekutif untuk mengetahui informasi perkembangan perizinan. Sistem ini berjalan pada perangkat mobile jenis tertentu sesuai dengan kebutuhan sistem.

10. Geographical Information System (GIS)

Adalah fasilitas penyajian informasi dalam bentuk data spasial berupa peta. Berfungsi untuk memberikan gambaran yang realistis tentang sebaran industri, data persil serta data spasial lainnya.

11. Middleware

Adalah modul yang berjalan untuk mendukung sistem sehingga dapat lebih berjalan lebih optimal. Fungsi yang ada pada modul middleware adalah sebagai berikut:

  • Mengantisipasi adanya sistem yang telah existing, sehingga data-data lama dapat digabungkan.
  • Back-up database.
  • Konfigurasi otomatisasi sistem.
  • Koneksi ke SKPD lain, Bank

12. Modul Indeks Kepuasan Pelayanan

Adalah modul untuk mengetahui tingkat kepuasan atas pelayanan yang diberikan secara langsung. Cara kerjanya adalah pada saat pemohon mengambil permohonan izin yang telah jadi dipersilakan untuk melakukan polling melalui aplikasi dengan layar sentuh (touchscreen). Hasil yang didapatkan dengan menggunakan modul ini dapat diketahui dalam waktu relatif cepat.